Langsung ke konten
Komitmen kami

Bagaimana cara YouTube melindungi anak-anak di platformnya?

Kami selalu mencari cara untuk menciptakan lingkungan yang sesuai bagi konten keluarga di YouTube. Oleh sebab itu, kami sangat mengutamakan kebijakan, teknologi, dan tim yang membantu memberikan perlindungan sebaik mungkin kepada anak-anak dan keluarga.

Meningkatkan keselamatan anak

Apa itu YouTube Kids?

YouTube Kids adalah sebuah aplikasi terpisah yang dibuat khusus agar anak-anak mendapatkan pengalaman menjelajah yang lebih mudah dan aman, dengan alat bagi para orang tua dan pengasuh untuk memandu aktivitas anak.

Aplikasi ini adalah versi YouTube yang difilter dan memiliki jumlah konten yang jauh lebih sedikit daripada aplikasi dan situs utama YouTube. Hal ini karena kami berupaya mengidentifikasi konten yang sesuai usia pengguna, mematuhi prinsip kualitas kami, dan cukup beragam untuk memenuhi luasnya minat anak-anak di seluruh dunia.

Kebijakan YouTube Kids kami menguraikan jenis konten yang memenuhi syarat untuk menjadi bagian dari YouTube Kids. Kebijakan ini dirancang menggunakan masukan dari orang tua dan pakar eksternal di bidang perkembangan anak, media anak, pembelajaran digital, serta masyarakat. Konten harus mematuhi kebijakan berikut agar dapat ditampilkan di YouTube Kids. Misalnya, kami tidak mengizinkan video di YouTube Kids yang menyertakan endorsement atau penempatan produk berbayar yang disebutkan eksplisit di dalamnya, atau konten yang bersifat terlalu komersial atau promosional.

Kami sangat menjaga agar video di YouTube Kids tetap cocok untuk keluarga dan kami menggunakan kombinasi berbagai filter otomatis yang dibuat oleh tim engineer kami, peninjauan manual, dan masukan dari para orang tua untuk melindungi komunitas kami. Kami terus berupaya untuk meningkatkan perlindungan dan menawarkan lebih banyak fitur guna membantu orang tua menciptakan pengalaman yang tepat bagi keluarganya.

Apa yang dimaksud dengan pengalaman yang diawasi di YouTube beta?

Kami telah bekerja sama dengan para orang tua dan pakar dari seluruh dunia dalam bidang-bidang yang berkaitan dengan keamanan anak, perkembangan anak, dan literasi digital untuk mengembangkan opsi lain bagi orang tua yang memiliki anak praremaja dan remaja. Pada tahun 2021, kami meluncurkan pengalaman baru dalam versi beta bagi para orang tua yang memutuskan bahwa anak praremaja atau remaja mereka sudah siap untuk mengakses YouTube melalui Akun Google yang diawasi.

Video yang dapat ditonton bergantung pada setelan konten yang orang tua mereka pilih saat menyiapkan mode pengalaman yang diawasi untuk anak. Orang tua akan diberi tiga pilihan setelan konten: (Jelajahi, Lebih Banyak Konten YouTube, dan Sebagian Besar Konten YouTube).

Kami telah menonaktifkan sejumlah fitur standar yang biasanya tersedia di YouTube, seperti komentar, upload, pembelian, dan live chat. Sebagai upaya membangun kebiasaan waktu pemakaian perangkat yang sehat, pengingat waktu istirahat dan secara default tidur diaktifkan, dan fitur putar otomatis YouTube secara default dinonaktifkan.

Apa saja langkah-langkah keselamatan anak yang ada di aplikasi YouTube utama?

Kami berinvestasi signifikan dalam teknologi dan tim yang membantu memberikan perlindungan sebaik mungkin kepada anak-anak dan keluarga.

Di YouTube, kami mengharuskan pengguna minimal berusia 13 tahun (atau usia yang berlaku di negaranya) kecuali jika diizinkan oleh orang tua atau pengasuh. Pedoman Komunitas kami menguraikan konten yang tidak diizinkan di platform dan kebijakan keselamatan anak yang spesifik melarang konten yang dapat membahayakan anak-anak.

Di YouTube Kids, kami berupaya mengidentifikasi konten yang sesuai usia pengguna, mematuhi prinsip kualitas kami, dan cukup beragam untuk memenuhi luasnya minat anak-anak di seluruh dunia. Hal ini mencakup kebijakan konten spesifik yang dirancang dengan mempertimbangkan masukan dari para pakar eksternal di bidang media anak, perkembangan anak, pembelajaran digital, dan kemasyarakatan.

Kami terus mengembangkan platform kami untuk memastikan bahwa kami menyediakan lingkungan yang sesuai untuk konten keluarga di YouTube, serta meningkatkan kualitas produk dan kebijakan kami berdasarkan masukan para pakar baik internal maupun eksternal jika perlu.

Apakah YouTube mengumpulkan data anak-anak untuk menayangkan iklan kepada mereka?

Kami menangani data dari siapa saja yang menonton konten yang 'Dibuat untuk Anak-Anak' di YouTube sebagai data yang berasal dari anak-anak, terlepas dari usia pengguna. Artinya, kami membatasi pengumpulan dan penggunaan data di video yang 'Dibuat untuk Anak-Anak', dan karenanya kami harus membatasi atau menonaktifkan beberapa fitur produk. Misalnya, kami tidak menayangkan iklan yang dipersonalisasi di konten yang 'Dibuat untuk Anak-Anak', dan beberapa fitur tidak tersedia di video ini, seperti komentar serta notifikasi. Semua Kreator wajib menunjukkan apakah kontennya 'Dibuat untuk Anak-Anak' atau tidak.

Iklan yang dipersonalisasi tidak diizinkan di YouTube Kids, juga untuk pengguna yang menggunakan mode pengalaman yang diawasi di YouTube. Artinya, iklan yang muncul akan dicocokkan dengan video yang sedang ditonton berdasarkan kontennya, bukan berdasarkan pengguna yang menonton video tersebut.

Bagaimana cara YouTube melindungi anak-anak yang memposting konten sebagai Kreator atau muncul dalam video Kreator lain?

Seperti tercantum dalam Persyaratan Layanan, anak-anak di bawah usia dewasa menurut hukum yang berlaku dapat menggunakan YouTube atau YouTube Kids (jika tersedia) jika diaktifkan oleh orang tua atau wali yang sah.

Di YouTube Kids dan di YouTube dalam mode pengalaman yang diawasi orang tua, anak-anak tidak dapat mengupload konten, melakukan live stream, membaca atau menulis komentar, atau mengakses fitur apa pun yang melibatkan transaksi keuangan. Kami memberikan perlindungan tambahan untuk anak di bawah umur terkait live stream, seperti menghentikan streaming yang menampilkan anak di bawah umur tanpa didampingi oleh orang dewasa.

Kami juga menyediakan praktik terbaik untuk keselamatan anak dan petunjuk penting bagi Kreator yang menampilkan anak-anak dalam videonya untuk memahami kewajiban hukumnya. Selain harus mendapatkan persetujuan, para Kreator bertanggung jawab mematuhi semua undang-undang, aturan, dan peraturan yang berlaku untuk menampilkan anak-anak di konten mereka, termasuk izin yang diperlukan, upah/bagi hasil, sekolah dan pendidikan, serta lingkungan kerja dan jam kerja.

Bagaimana cara YouTube membatasi akses ke konten dewasa?

Kami berkomitmen untuk memberikan pengalaman menonton yang sesuai usia kepada para pengguna YouTube. Kami menyadari bahwa Kreator secara umum menjadi pihak yang paling bisa memutuskan siapa yang paling sesuai untuk menonton konten mereka. Jadi, kami memberi mereka kemampuan untuk menetapkan pembatasan usia pada kontennya sendiri jika diperlukan. Jika suatu konten diberi pembatasan usia, penonton harus login ke YouTube dan usia yang terdaftar dalam akun harus 18 tahun ke atas agar dapat menonton videonya. Jika tidak, mereka akan melihat adanya peringatan dan dialihkan untuk mencari konten lainnya yang sesuai usia pengguna. Pedoman Komunitas kami menyertakan panduan untuk uploader tentang kapan harus menerapkan pembatasan usia pada konten.

Peninjau kami akan menerapkan pembatasan usia pada video yang kontennya dianggap tidak pantas untuk penonton berusia di bawah 18 tahun. Kami juga menggunakan machine learning untuk mendeteksi konten guna membantu kami menerapkan pembatasan usia secara otomatis sesuai panduan. Uploader dapat mengajukan banding atas suatu keputusan yang dianggapnya tidak tepat.

Untuk memastikan terwujudnya pengalaman menonton yang konsisten, penonton yang mencoba mengakses video dengan pembatasan usia di sebagian besar situs pihak ketiga akan dialihkan ke YouTube yang mengharuskan mereka untuk login dan berusia 18 tahun ke atas agar dapat menontonnya. Hal ini membantu memastikan bahwa, di mana pun video ditemukan, video tersebut hanya dapat dilihat oleh penonton yang sesuai.

Bagaimana cara YouTube melindungi anak-anak yang muncul dalam situasi berisiko di video?

Kami selalu memiliki kebijakan yang jelas atas video, playlist, thumbnail, dan komentar di YouTube yang mengeksploitasi atau menjadikan anak-anak sebagai objek seksual. Kami menggunakan sistem machine learning untuk mencoba secara proaktif mendeteksi pelanggaran kebijakan ini dan memiliki peninjau manual di seluruh dunia yang akan segera menghapus konten yang melanggar setelah terdeteksi oleh sistem kami atau dilaporkan oleh pengguna. Kami akan segera menghentikan akun yang mencoba mengeksploitasi atau menjadikan anak di bawah umur sebagai objek seksual. Selain itu, kami akan melaporkan aktivitas ilegal kepada National Center for Missing & Exploited Children (NCMEC), yang bekerja sama dengan lembaga penegak hukum global.

Meskipun beberapa konten yang menampilkan anak di bawah umur mungkin tidak melanggar kebijakan, kami menyadari anak di bawah umur berisiko mengalami eksploitasi secara online maupun offline. Karena itulah kami menggunakan pendekatan ekstra hati-hati dalam hal penegakan aturan. Sistem machine learning kami membantu secara proaktif dalam mengidentifikasi video yang mungkin berisiko membahayakan anak di bawah umur dan menerapkan perlindungan secara lebih luas, seperti membatasi fitur live, menonaktifkan komentar, dan membatasi rekomendasi.

Kami juga bekerja dengan industri, termasuk perusahaan teknologi dan LSM dengan menawarkan teknologi machine learning yang terdepan di industri untuk memberantas konten CSAI (Gambar Pelecehan Seksual Terhadap Anak-anak) secara online. Dengan teknologi ini, kami dapat mengidentifikasi konten CSAI yang diketahui, di antara begitu banyaknya konten yang tidak bersalah. Jika kecocokan konten CSAI ditemukan, konten tersebut akan dilaporkan ke partner untuk melaporkannya secara bertanggung jawab sesuai dengan undang-undang dan peraturan setempat.